Kepala Dusun Kalimundu Menggagas Budidaya Lebah untuk Lestarikan Alam

Sebuah jalan kecil tampak sepi dari kendaraan bermotor, hanya terdapat satu-dua petani berlalu lalang. Terlihat dedaunan hijau yang basah karena hujan, serta harum semerbak dari bunga-bunga yang siap dihinggapi oleh sekawanan lebah. Begitulah suasana Dusun Kalimundu, Desa Gentan yang sangat asri dan terasa bersih kualitas udaranya.

 

Suasana demikian dapat tercipta karena masyarakat Dusun Kalimundu menjaga kelestarian lingkungannya. Salah satu usaha yang dilakukan untuk melestarikan lingkungan adalah membudidayakan lebah madu. Usaha ini digagas oleh Kepala Dusun Kalimundu, Pak Bejo Twi Rahayu.

 

 

Pak Bejo terinspirasi dan belajar dari Surah An-Nahl ayat 68 di Al-Quran. “Kita sebenarnya belajar dari Surah An-Nahl [ayat] 68. Lebah itu disuruh untuk menempati di gunung, di batu, di pohon, sama kotak yang dibuatkan oleh manusia,” ujar Pak Bejo. Sebab surah tersebut, Pak Bejo memiliki keyakinan bahwa lebah akan betah ketika dibuatkan rumah oleh manusia.

 

Pak Bejo menjelaskan bahwa madu dari lebah beraneka ragam jenisnya, tergantung lingkungan sekitarnya. Semakin banyak menanam tanaman berbunga maka kualitas madu akan bagus. Oleh karena itu, Pak Bejo menyimpulkan dengan budidaya lebah, alam akan semakin lestari. “Dengan kita senang budidaya lebah, insya allah nanti alam akan lestari,” ujar Pak Bejo sembari tersenyum.

 

Saat ini, Pak Bejo memiliki kotak lebah sebanyak 10 kotak yang tersebar di Dusun Kalimundu. “Sekarang sudah punya 10 kotak mungkin ya,” ujar Pak Bejo. Namun, 10 kotak tersebut tidak ditangani sendiri, Pak Bejo mengajak warga yang ingin belajar dan semangat membudidayakan lebah. “Ini niatnya juga edukasi [pada warga] ya. Siapapun yang mau, oke kita siap [mengajarinya]. Sudah ada dua orang yang ikut,” jelas Pak Bejo.

 

Pak Bejo tidak memikirkan untung-rugi dari budidaya lebah. Produksi madunya tidak berskala besar, sekiranya bisa di konsumsi sendiri untuk kesehatan serta dijual pada tetangga sudah cukup baginya. “Kita nggak  usah mikir skala besar madunya. Tapi untuk kesehatan dulu. Ketika kita punya sedikit, kita untuk konsumsi sendiri,” ujar Pak Bejo.

 

 

Sekali panen dalam sebulan, Pak Bejo dapat menghasilkan satu setengah liter dari 3 kotak lebah. “Kita ambil [bulan] kemarin tiga kotak ini mencapai satu setengah liter,” ujar Pak Bejo.  Satu setengah liter madu tersebut dikemas menjadi 6 botol berukuran 250 ml. Pak Bejo menjual satu botol seharga Rp75.000. Padahal pasar-nya, satu botol madu berukuran 250 ml seharga Rp95.000. “Ukuran segini [250 ml] itu harganya 95 [ribu].  Kita jualnya 75 [ribu]. Jadi untuk kesehatan tetangga dulu,” jelas Pak Bejo dengan semangat.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
chat
chat
...
EKRAF: Roti Kelapa Berkah Lintang

Pelaku: Wiwin Indah Sari
Produk: Roti Kelapa
Alamat: Dusun Samponsari, Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung
Kontak:...

Lihat